E-One

It’s Me !

Why “I choose Accounting” ?

Hmm…
Memang susah untuk dijawab!
Keberadaanku di Akuntansi mungkin sudah menjadi pertanyaan banyak orang.
Bagaimana mungkin seseorang yang malang melintang di dunia eksakta bisa terpeleset ke sosial science?
Mungkin, ungkapan bahwa hidup adalah kebetulan memang benar.
Pada awalnya, aku tidak tertarik pada dunia Akuntansi. Namun nasib lah yang menggiringku untuk menjalani dunia yang sebenarnya sangat asing sebelumnya.
Semua berawal ketika aku mencoba mengikuti program PPKB yang ditawarkan oleh UI. Sebenarnya aku ingin mengambil jurusan Ilmu Eksakta namun setelah melihat track record jurusan-jurusan yang ada aku memutuskan memilih jurusan Akuntansi.
Dan kembali nasib berbicara, ternyata aku diterima pada jurusan tersebut. Disanalah kebimbangan mulai muncul. Niat untuk menempuh pendidikan di dunia eksakta masih kuat, akan tetapi aku diterima di program sosial. Setelah menimbang, aku sadar mungkin inilah jalan yang diberikan Allah SWT., dan aku harus menjalaninya.
Dalam pikiranku waktu itu, jika tidak bisa menikmati kuliah jurusan akuntansi akan kembali mengikuti SPMB tahun depannya.
Sejak itu mulailah perjalanan panjang di dunia Akuntansi ini. Barulah aku menyadari bahwa ternyata Akuntansi tidak seasing yang kukira. Dalam hidup keseharian kita telah mempraktikkan segala hal yang berbau Akuntansi. Dunia yang serba teratur, terkontrol dan ter-audit membuatku mencintai Akuntansi. Secara perlahan perasaan yang semula masih coba-coba bergeser menjadi keyakinan untuk menjalaninya sampai selesai.
Dunia Akuntansi atau sosial umumnya memang jauh berbeda dengan dunia eksakta. Jika dunia eksakta berawal dari Hipotesis atau teori dan kemudian dilakukan percobaan atau penelitian, barulah kemudian tercipta Hukum. Akan tetapi dalam dunia Akuntansi, semuanya adalah seni. Setiap orang bebas mengekspresikan hal yang disukainya. Oleh karena itu agar tercipta suatu pemahaman yang sama terhadap suatu masalah, diciptakanlah Standar.
“International Financial Reporting Standards” dan “Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan” adalah dua hal yang sangat akrab dalam keseharianku saat ini. Mau tau lebih jauh dengan Akuntansi?
Lalu, bagaimana dengan kelangsungan dunia eksakta yang telah kutinggalkan?
Hmm…
Sulit dijawab, tapi aku merasa Akuntansi bisa menjadi jembatan bagi dunia eksakta dan sosial. Dan buktinya adalah pemanfaatan IT pada dunia Akuntansi. Mungkin inilah jalan hidup yang harus aku tempuh. Kuberharap percabangan garis tangan ini akan menemukan titik temu.
I Love Accounting !

Juni 10, 2007 Ditulis oleh syofriwan | Accountant's Life | | & Komentar